Kali ini mau bahas tentang black
star nih. Udah pada tahu belum black star itu apa? Karena penulis suka banget
sama Avril Lavigne, penulis tahunya black star itu ya salah satu judul lagunya
dia. Nama penggemarnya Avril juga disebut little black stars. Tapi bukan black
star itu yang mau dibahas di sini. Kalau black hole udah pada tahu kan? Yup,
black hole adalah lubang hitam yang dapat melenyapkan apa pun yang ada di
sekitarnya. Sebelumnya simak dulu yuk hadits berikut ini!
“Neraka jahannam dibakar selama
ribuan tahun hingga warnanya menjadi merah, lalu dibakar lagi selama ribuan
tahun hingga warnanya menjadi putih, lalu dibakar lagi selama ribuan tahun
hingga warnanya menjadi hitam, hitam yang sangat pekat.” (HR. Tirmidzi)
Begini nih penjelasannya menurut
ilmu pengetahuan sekarang. Seperti yang telah dijelaskan oleh hadits di atas,
bintang yang ada di antariksa ada tiga macam. Pertama, bintang merah yang
memiliki cahaya yang sangat terang seperti pada contoh matahari. Bintang ini
telah melewati separuh dari usianya. Dperkirakan bahwa matahari telah bersinar
selama 50 miliar tahun, itu berarti matahari masih bisa bersinar selama 50
miliar tahun lagi. Wallahu a’lam. Kedua, bintang putih. Bintang putih adalah
bintang yang telah melewati fase bintang merah dan massanya hanya tinggal satu
persennya dari massa saat masih menjadi bintang merah. Meskipun massanya jauh
lbih kecil, bintang putih ini memiliki gravitasi yang jauh lebih kuat daripada
bintang merah. Kemudian yang terakhir adalah bintang hitam atau black star.
Bintang hitam ini adalah bintang yang telah melewati fase bintang merah dan bintang
putih. Massanya pun hanya satu persen dari massa pada fase sebelumnya, yaitu
bintang putih. Gravitasinya sangat sangat jauh lebih kuat daripada bintang
putih. Bintang hitam ini dapat menarik apa pun, bahkan alam semesta ini. Hal
ini yang kemudian disebut dengan lubang hitam atau black hole yang dapat
menarik apa saja ke dalamnya.
Begitulah penjelasan tentang black
star. Jauh sebelum penemuan ilmu pengetahuan menjelaskan tentang ini, ternyata
Islam telah menjelaskannya terlebih dahulu lewat hadits di atas. Masih banyak
lagi ilmu pengetahuan tentang alam semesta dan lainnya di dalam Al-Qur’an dan
Hadits yang perlu dikaji secara mendalam untuk dijelaskan secara ilmiah agar
kemudian dapat dijadikan sebagai penemuan baru dalam ilmu pengetahuan.







0 komentar:
Posting Komentar